
Patih Mangku Adat sebagai Ketua MHA Dayak Tobag sekaligus Ketua Umum LMA Dayak Tobag dan rekan-rekan MHA Kabupaten Sanggau yang telah di SK kan Bupati, pada tgl 28 Juli 2027 bersama Yayasan Satunama, Pusat Dayakologi, AMAN Sanggau, dan Langkah Onet, melakukan Audensi dengan Bupati Sanggau.
Yayasan Satunama sebagai penggagas kegiatan audensi ini. Ibu Erniliana mewakili Yayasan Satunama berkesempatan pertama memperkenalkan rombongan dan menyampaikan tujuan beraudensi. Audensi pertama dengan Bupati Sanggau, pasca diterbitkannya SK MHA pertanggal 16 Desember 2025.
Bapak Marselus Yopos sebagai Ketua MHA Dayak Tae yang merupakan komunitas MHA pertama yang di SK kan Bupati, mewakili kesebelas Komunitas MHA (yang telah di SK) untuk menyampaikan harapan dan keinginan komunitas MHA. Adapun beberapa hal yang disampaikan diantaranya:
- Percepatan implementasi Perda no.1 tahun 2017.
- Peran Pemerintah pasca penetapan MHA, terkait program dan evaluasi.
- Pengakuan basis komunitas MHA.
- Pembentukan Konsorsium MHA Kabupaten Sanggau.
Direktur Pusat Dayakologi @ Krissusandi Gunui menyampaikan program pendampingan kepada komunitas MHA terus berlanjut. Upaya penguatan komunitas MHA Sanggau akan terus dilakukan bersama rekan Yayasan Satunama Yogyakarta.

Bapak Himawan mewakili Pimpinan Yayasan Satunama berterima kasih atas apresiasi Pemda Sanggau atas langkah dan upaya Yayasan Satunama sebagai Lembaga Pendamping Komunitas MHA untuk membentuk konsorsium dalam tahun 2026 bertempat di kota Sanggau. Bapak William E Aipipidely MA, yang adalah Konsultan Management Program Dana Indonesia, menyampaikan harapan ke Pemda Sanggau untuk berkenan menyambut proyek Carbon trading, dengan BUMD sebagai pelaksananya. Dan pihaknya bisa menyiapkan langkah konkrit untuk membantu Pemda.
Patih Mangku Adat Dayak Tobag yang juga Ketua Tim Kerja Percepatan Konsorsium, menyampaikan aspirasi terkait CSR dalam upaya membantu Pemda dalam keterbatasan anggaran (APBD). Mengingat selama ini komunitas MHA melakukan pembiayaan mandiri dalam kegiatannya. Patih memohon kiranya Bupati Sanggau menerbitkan surat terkait CSR untuk bantuan/insentif bulanan bagi MHA di masing-masing wilayahnya.

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Sanggau @ Hendrikus Hendi menyampaikan upaya yang telah dilakukan AMAN Sanggau dalam pendampingan komunitas MHA, untuk mendorong pengakuan dan penetapan MHA.
Bupati Sanggau menyambut baik kedatangan rombongan Yayasan Satunama, Pusat Dayakologi bersama Komunitas MHA Sanggau. Bupati mengapresiasi langkah dan upaya untuk mendorong percepatan pengakuan MHA yang belum di SK kan. Terkait pendanaan bagi Komunitas MHA dari APBD, akan dikomunikasikan lanjut dengan dinas terkait. Pemda juga akan mempelajari terkait Carbon trading dan mengupayakan langkah yang akan diambil. Berkenaan dengan CSR untuk Komunitas MHA akan dibahas lebih lanjut di forum pembahasan CSR kabupaten Sanggau, Bupati akan mengupayakan dana CSR bagi Komunitas MHA.
Setelah audensi selesai, dilanjutkan Sesi photo bersama Bapak Bupati.




