Sosialisasi Adat di Ketumenggungan Adat Desa Sejotang – Tayan Hilir

Pada hari ini Sabtu tgl 25 Juli 2026, LMA Dayak Tobag melaksanakan sosialisasi adat di Benua Sepode’, tepatnya di Ketumenggungan Adat Desa Sejotang di Dusun Sejotang Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin LMA Dayak Tobag setiap bulan Pebruari sampai dengan bulan November ditahun berjalan. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mempererat dan memperkuat peran dan Eksistensi Fungsionaris adat Dayak Tobag sampai lini bawah.

Dalam kesempatan ini Pimpinan LMA Dayak Tobag yang hadir diantaranya: Ketum LMADT sekaligus Patih Mangku Adat, Patinggi Huludampar, Patinggi Hulujurong, Singapati, Rangga Hulujati sekaligus Ketua Panitia Dango Singkap, dan Puawang Agok. Domong Tua atau Kades Sejotang hadir beserta jajarannya, dan segenap pengurus ketumenggungan Adat Desa Sejotang, juga tokoh pemuda/i adat desa Sejotang, Ketua PDKS Kec. Tayan Hilir, Perwakilan Perusahaan, perwakilan koperasi, dan para tokoh masyarakat.

Kades Sejotang @ Lolexsius dalam sambutannya meminta peran aktif pengurus adat di Desa Sejotang. Beliau sangat mengapresiasi program kegiatan LMA Dayak Tobag, dengan adanya Sosialisasi Adat nantinya masyarakat mulai memahami adat ang seharusnya. Beliau juga meminta masyarakat adat mendukung kinerja LMADT dengan melaksanakan Ari Sajang. Dan meminta para investor atau perusahaan untuk selalu mendukung kegiatan-kegiatan adat.

Acara dibuka oleh Patih Mangku Adat Dayak Tobag. Sebelum masuk dalam sesi pemberian materi, Patih Mangku Adat membagikan buku Adat secara simbolis kepada Kepala Desa Sejotang, dan Singapati membagikan kepada beberapa Jaya Adat (perwakilan). Kemudian acara makan siang bersama. Setelah rehat sejenak, baru dilanjutkan Sesi Penyampaian Materi.

Narasumber yang memberikan materi adalah Tim Narasumber LMA Dayak Tobag diantaranya: Arianto, Sri Hartono, Toni, Kasius Ejanto, dan Faustinus Yance. Bapak Arianto sebagai ketua Tim Narasumber memberikan pengantar berupa pengenalan adat secara umum, kilas kehidupan masyarakat adat lampau, Pemerintah dalam pandangan adat, dan kilas realita saat ini dalam masyarakat adat. Bapak Sri Hartono menyampaikan struktur adat dan pedoman pengurus adat, serta berinteraksi dengan kaum muda dalam bentuk kuis. Bapak Toni menyampaikan hakikat kehidupan masyarakat adat dan agama, tentang musuh adat, dan hal yang harus dicegah. Bapak Faustinus Yance menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kepemudaan dan peran serta orang muda dalam adat, dan rencana pembangunan Dango Singkap atau rumah singgah. Sedangkan Bapak Kasius Ejanto menyampaikan tata kelola keuangan adat, dan trik dalam upaya mencari sumber pembiayaan.

Setelah penyampaian materi selesai, acara dilanjutkan di sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi ini ada beberapa yang menyampaikan saran pendapat dan pertanyaan kepada narasumber. Diantaranya: Bapak Lolexsius, bapak Martin, Bapak Arun, dan Bapak Sundang. Mereka umumnya menyampaikan apresiasi kepada LMA Dayak Tobag, Tentang pelaksanaan hukum adat, upaya mendorong dan mensupport kinerja LMA Dayak Tobag, tentang ciri khas budaya Dayak Tobag, dan tentang penanganan kasus secara Adat. Puawang Agok menekankan agar pelaksanaan ritual dalam pernikahan adat arus selaras sesuai ketentuan dalam hukum adat Dayak Tobag yang tertulis.

Acara dilanjutkan penegasan Kades Sejotang kepada jajaran Ketumenggungan Adat Desa Sejotang. Kemudian acara ditutup Patih Mangku Adat. Dan dilanjutkan Sesi Poto bersama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang LMA-DT

Lembaga Masyarakat Adat Dayak Tobag (LMA-DT) dibentuk sebagai wadah perjuangan untuk melestarikan nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Dayak Tobag. Maksud utama dari keberadaan LMA-DT adalah untuk memperkuat kelembagaan adat, hukum adat, dan tradisi budaya sebagai identitas yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh masyarakat.

Visi

Dayak Tobag yang kuat dalam Kelembagaan Adat, kuat dalam Hukum Adat, kuat Adat Budayanya, Mandiri Masyarakat Adatnya, dan harmoni dengan alamnya.

Misi

 

  1. Memperkuat eksistensi Kelembagaan Adat.
  2. Memperkuat dan menjaga marwah hukum adat.
  3. Membangun sinergi dengan lembaga adat lain dan pihak LSM yang bergerak dalam adat budaya dan alam.
  4. Membangun hubungan yang harmonis yang saling menguatkan dengan dunia usaha.
  5. Menjaga, melestarikan, dan mempromosikan Adat Budaya.
  6. Mengali dan menjaga peninggalan budaya.
  7. Menjaga tanah air, dan menjaga keseimbangan alam dalam wilayah adat.

 

Kategori Blog

@2025 Lembaga Masyarakat Adat Dayak Tobag. All rights reserved.